FaktaID.net – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir. Kali ini, kapal negara KN Pulau Dana-323 diberangkatkan membawa bantuan seberat 92,2 ton menuju Lhokseumawe, Aceh. Pelepasan kapal berlangsung di Dermaga Macgobar, Batam, Kamis (18/12).
Keberangkatan kapal tersebut dilepas langsung oleh Direktur Operasi Udara dan Maritim Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Bambang Somantri. KN Pulau Dana-323 yang dikomandani Letkol Bakamla Umar Dhani menjadi unsur kedua yang diberangkatkan, setelah sebelumnya KN Pulau Nipah-321 lebih dulu menyalurkan bantuan tahap awal sebanyak 70 ton.
Dalam sambutannya, Laksma Bakamla Bambang Somantri menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, Medan, dan Padang.
Ia menegaskan, atas arahan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah, seluruh jajaran Bakamla RI segera dikerahkan untuk memberikan respons cepat terhadap bencana. Bantuan yang dikirimkan difokuskan untuk wilayah Aceh dan nantinya akan diterima langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Adapun KN Pulau Dana-323 mengangkut berbagai kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, mulai dari bahan pangan, perlengkapan sanitasi dan kesehatan, pakaian, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi dan perempuan, hingga perlengkapan darurat lainnya.
Total bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kepedulian berbagai pihak, mulai dari masyarakat Batam, instansi terkait, hingga keluarga besar Bakamla RI yang bersatu membantu warga terdampak di Sumatra.
Sejumlah pihak tercatat turut memberikan donasi, di antaranya personel Zona Bakamla Barat, Unsur Patroli Zona Barat, BAZNAS, LAZIZMU, Perwira AAL Angkatan 53/2007, GAMKI Batam, PT Sabula, PT Sucofindo, Harris Batam Center, organisasi kepemudaan, masyarakat Sungai Baduk, serta lebih dari 60 warga Batam yang secara langsung menyerahkan bantuan.
“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak. Bagi Bakamla RI, menjaga laut berarti juga menjaga rakyat Indonesia,” ujarnya.
Bakamla RI turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan ini. Solidaritas dan kebersamaan yang terjalin dinilai menjadi wujud nyata kekuatan bangsa dalam menghadapi musibah. (DR)
