Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 5 Jan 2026 WIB

BI: Neraca Perdagangan Indonesia November 2025 Surplus 2,66 Miliar Dolar AS


Dok. Ilustrasi/Foto: BI) Perbesar

Dok. Ilustrasi/Foto: BI)

FaktaID.net – Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 mencatat surplus sebesar 2,66 miliar dolar AS. Angka ini meningkat dibandingkan surplus Oktober 2025 yang tercatat sebesar 2,39 miliar dolar AS.

Hal tersebut disampaikan dalam Siaran Pers Bank Indonesia yang dirilis pada Senin, 5 Januari 2026, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut,” tulis BI dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  KAMMI dan Kementerian Pertanian Sepakati Kolaborasi Wujudkan Swasembada Pangan

BI menjelaskan, surplus neraca perdagangan yang lebih tinggi tersebut terutama bersumber dari meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas. Pada November 2025, neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus sebesar 4,64 miliar dolar AS, seiring tetap kuatnya kinerja ekspor nonmigas yang mencapai 21,64 miliar dolar AS.

Kinerja ekspor nonmigas tersebut terutama ditopang oleh ekspor berbasis sumber daya alam, seperti logam mulia dan perhiasan atau permata, nikel dan barang daripadanya, serta bahan bakar mineral.

Dari sisi negara tujuan, ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India masih menjadi kontributor utama terhadap total ekspor nasional.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Bebas Impor Beras pada 2025

Sementara itu, neraca perdagangan migas pada November 2025 tercatat mengalami peningkatan defisit menjadi sebesar 1,98 miliar dolar AS. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya impor migas di tengah penurunan ekspor migas.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait.

“Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna meningkatkan ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tegas BI. (MS)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

21 Januari 2026 - 06:52 WIB

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

6 Januari 2026 - 07:43 WIB

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

BPS Catat Produksi Jagung Nasional 2025 Naik 6,44 Persen

6 Januari 2026 - 07:21 WIB

BPS Catat Produksi Jagung Nasional 2025 Naik 6,44 Persen

Bapanas Pastikan Stok Telur Ayam Ras Surplus dan Aman hingga Lebaran

26 Desember 2025 - 17:39 WIB

Bapanas Pastikan Stok Telur Ayam Ras Surplus dan Aman hingga Lebaran

Likuiditas Perekonomian November 2025 Menguat, Uang Beredar Tumbuh 8,3 Persen

22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Likuiditas Perekonomian November 2025 Menguat, Uang Beredar Tumbuh 8,3 Persen

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 20 Juta

18 Desember 2025 - 08:02 WIB

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 20 Juta
Trending di Ekonomi