FaktaID.net – Bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan korban jiwa, merusak berbagai infrastruktur, serta memutus akses logistik dan distribusi pangan menuju sejumlah wilayah. Kondisi ini mendorong Perum BULOG melakukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
BULOG saat ini intensif berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait guna mempercepat pemulihan jalur distribusi pangan. Kolaborasi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan ketertiban serta keamanan lingkungan di daerah terdampak.
“Kami memahami bahwa masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi melalui koordinasi dan langkah kebijakan yang tepat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, dikutip Senin (01/12).
Sejumlah sarana BULOG tercatat turut terdampak banjir, antara lain Gudang BULOG Dayah Timu Sigli di Aceh serta Gudang BULOG Sarudik Sibolga di Sumatera Utara. Komoditas beras dan minyak goreng di beberapa lokasi seperti Gudang BULOG Ulee Blang Mane Lhokseumawe, Dayah Timu Sigli, hingga Labuhan Deli Medan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Pendataan volume komoditas yang terdampak masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Sebagai bagian dari penanganan darurat, BULOG menyalurkan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ke tiga provinsi terdampak. Bantuan tersebut berupa 1.500 kilogram beras, 300 liter minyak goreng, 160 kilogram gula, 20 dus mi instan, 20 dus biskuit, dan 1.200 porsi nasi box.
Hingga 30 November 2025, BULOG juga telah menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan total lebih dari 287 ton, terdiri atas:
- Provinsi Aceh: 152.893 kg
- Sumatera Utara: 72.630 kg
- Sumatera Barat: 61.554 kg
Selain CPPD, penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) untuk masyarakat berpenghasilan rendah juga terus dioptimalkan. Setiap penerima Banpang memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per alokasi Oktober dan November. Total penyaluran Banpang di tiga provinsi meliputi:
- Aceh: 10.613.640 kg beras dan 2.122.728 liter minyak goreng
- Sumatera Utara: 16.893.920 kg beras dan 1.168.928 liter minyak goreng
- Sumatera Barat: 6.794.960 kg beras dan 1.358.992 liter minyak goreng
Untuk memperkuat ketersediaan stok di wilayah yang paling terdampak, BULOG juga mengirim tambahan pasokan beras:
- Sibolga: 1.562 ton dari Jakarta dan Medan
- Nias: 1.650 ton dari Jakarta dan Padang
BULOG menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, terutama di tengah kondisi bencana. Seluruh langkah yang diambil, tegas BULOG, tetap berpedoman pada prinsip kemanusiaan, ketertiban, serta kepentingan masyarakat luas. (DR)
