Menu

Mode Gelap

Berita · 24 Des 2025 WIB

KPK Telaah Laporan ICW dan KontraS soal Dugaan Pemerasan Oleh 43 Polisi


Dok. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Perbesar

Dok. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

FaktaID.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti laporan yang diajukan Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) terkait dugaan praktik pemerasan yang diduga melibatkan 43 anggota kepolisian sepanjang periode 2022 hingga 2025.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, laporan tersebut akan terlebih dahulu melewati tahapan penelaahan awal sebelum masuk ke proses verifikasi dan analisis lanjutan sesuai dengan prosedur yang berlaku di lembaga antirasuah.

Menurutnya, hasil dari proses tersebut nantinya hanya akan disampaikan kepada pihak pelapor sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi.

Baca Juga :  Peran Yaqut Cholil Qoumas di Balik SK Kuota Haji Khusus 2024 Disorot KPK

“Terkait dengan laporan aduan masyarakat yang disampaikan oleh pihak-pihak tersebut, tentu nanti akan dilakukan telaah awal. Apakah informasi yang disampaikan tersebut valid? Nanti akan dicek validitasnya seperti apa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu. (24/12). Dikutip dari Antara.

Sebelumnya, ICW dan KontraS secara resmi melaporkan dugaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh 43 anggota kepolisian kepada KPK pada Selasa, 23 Desember 2025. Laporan itu disampaikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Kepolisian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, mengungkapkan bahwa laporan tersebut memuat empat perkara dugaan pemerasan.

Baca Juga :  KPK Telusuri Aliran Dana Perusahaan Agensi dan Divisi Corsec Bank BJB

Kasus-kasus yang dilaporkan meliputi dugaan pemerasan dalam perkara pembunuhan, penyelenggaraan konser Djakarta Warehouse Project (DWP), praktik pemerasan di Semarang, serta dugaan jual beli jam tangan. (DR)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Prajurit TNI Temukan Enam Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

22 Januari 2026 - 18:21 WIB

Prajurit TNI Temukan Enam Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500

22 Januari 2026 - 08:32 WIB

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500

Kejaksaan Agung Periksa Kajari Sampang Terkait Laporan Masyarakat

21 Januari 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Agung Periksa Kajari Sampang Terkait Laporan Masyarakat

Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan

21 Januari 2026 - 08:21 WIB

Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan

19 Januari 2026 - 20:59 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan

KPK OTT Wali Kota Madiun, 9 Orang Dibawa ke Jakarta

19 Januari 2026 - 16:52 WIB

KPK OTT Wali Kota Madiun, 9 Orang Dibawa ke Jakarta
Trending di Berita