Menu

Mode Gelap

Nasional · 30 Jul 2025 WIB

KRI Brawijaya-320 Berlayar dari Italia, Dijadwalkan Tiba di Surabaya September


Dok. Kapal jenis Patroli Lepas Pantai (PPA), KRI Brawijaya-320/Kemhan) Perbesar

Dok. Kapal jenis Patroli Lepas Pantai (PPA), KRI Brawijaya-320/Kemhan)

FaktaID.net – Kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Brawijaya-320, saat ini tengah dalam pelayaran dari Italia menuju Indonesia. Kapal jenis Patroli Lepas Pantai (PPA) buatan Italia ini dijadwalkan tiba lebih dulu di Jakarta sebelum berlabuh di pangkalan utamanya di Koarmada II Surabaya.

Laksamana Madya Denih Hendrata, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, mengungkapkan bahwa kapal perang kelas Thaon di Revel itu akan sampai di Surabaya pada awal September mendatang.

“Sebelum ke Surabaya, KRI Brawijaya-320 akan tiba dan singgah ke Jakarta, pada 4 September. Kegiatannya untuk laporan dan bekal ulang logistik,” jelas Denih dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (29/7).

Baca Juga :  Polri Gelar Operasi Lilin Dari 21 Desember Hingga 2 Januari 2025

Kapal ini dikomandoi oleh Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dan secara resmi telah memulai pelayaran dari pelabuhan La Spezia, Italia. Denih memastikan kesiapan penuh dari seluruh personel dan peralatan di kapal tersebut.

“Kapal perang terbaru tersebut diharapkan akan tiba di Koarmada II, Surabaya, pada 10 September,” tambahnya.

KRI Brawijaya-320 adalah kapal pertama dari dua unit PPA yang dibeli Kementerian Pertahanan RI dari Italia, sebagai bagian dari modernisasi kekuatan laut Indonesia. Sementara itu, kapal kedua yang dinamai KRI Prabu Siliwangi-321 akan ditempatkan di Koarmada I.

Baca Juga :  Bakamla Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban KM Karya Sempurna 7

Sejak bulan Mei, para kru KRI Brawijaya-320 telah menjalani pelatihan di La Spezia, meliputi penguasaan sistem operasional, prosedur perawatan, hingga teknik penyelamatan kapal.

Pelatihan tersebut juga mencakup uji coba seperti prosedur keluar-masuk pelabuhan, penurunan sekoci, pengoperasian kokpit kapal, mesin gas turbin sebagai pendorong utama, serta simulasi sistem penting lainnya. (DR)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Mentan Amran Akan Tindak Tegas Spekulan Harga Jelang Ramadan Hingga Idulfitri

17 Februari 2026 - 17:00 WIB

Mentan Amran Akan Tindak Tegas Spekulan Harga Jelang Ramadan Hingga Idulfitri

Kakorlantas Perintahkan Penertiban Truk ODOL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Tol

16 Februari 2026 - 13:45 WIB

Kakorlantas Perintahkan Penertiban Truk ODOL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Tol

Titiek Soeharto dan Kapolri Tinjau Huntara Korban Bencana di Tapanuli Tengah

15 Februari 2026 - 16:39 WIB

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Huntara Korban Bencana di Tapanuli Tengah

Titiek Soeharto Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Polri untuk Korban Bencana di Sumatra

15 Februari 2026 - 10:30 WIB

Titiek Soeharto Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Polri untuk Korban Bencana di Sumatra

Disiplin dan Loyalitas, Pesan Tegas Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Saat Kunjungi Batalyon Infanteri TP 852/ABY

14 Februari 2026 - 20:22 WIB

Disiplin dan Loyalitas, Pesan Tegas Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Saat Kunjungi Batalyon Infanteri TP 852/ABY

TNI AL Gagalkan Pengiriman 15 Ton Mineral Ilegal di Pangkal Balam

13 Februari 2026 - 18:04 WIB

TNI AL Gagalkan Pengiriman 15 Ton Mineral Ilegal di Pangkal Balam
Trending di Nasional