Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Nov 2025 WIB

Menhan, Panglima TNI dan Titiek Soeharto Tinjau Langsung Dampak Banjir Bandang di Pidie Jaya


Dok. Menhan, Panglima TNI dan Titiek Soeharto Tinjau Langsung Dampak Banjir Bandang di Pidie Jaya/Foto: Ist) Perbesar

Dok. Menhan, Panglima TNI dan Titiek Soeharto Tinjau Langsung Dampak Banjir Bandang di Pidie Jaya/Foto: Ist)

FaktaID.net – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (29/11). Daerah tersebut menjadi salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah akibat bencana yang dipicu hujan deras.

Dalam agenda peninjauan ini, Menhan didampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto; Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto; Kabaloghan Kemhan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari; serta Didit Hediprasetyo. Kunjungan ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan penanganan darurat berlangsung optimal dan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

Menhan menyambangi dua titik pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, untuk melihat langsung kondisi warga serta memetakan kebutuhan mendesak di lapangan. Usai peninjauan, ia menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan percepatan distribusi logistik, mulai dari bahan pangan, pakaian, hingga obat-obatan bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Kejagung Periksa Relationship Manager BNI dalam Kasus Pemberian Kredit PT Sritex

Bantuan tersebut akan dikirim menggunakan alutsista TNI ke sejumlah lokasi di 18 kabupaten. Selain itu, pemerintah juga mengerahkan alat berat dan mempercepat pemasangan jembatan Bailey guna memulihkan akses darat yang terputus.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) turut menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, di antaranya 28 unit Starlink, 28 unit genset, 750 dus mi instan, 38 set tenda, 1 unit kompresor, 4 unit genset PLN, 1.175 kg sembako dari PMI, 7.800 kg ransum serta family food dari Balog TNI, alat kesehatan, 1.234,6 kg obat-obatan, serta 20 unit perahu Landing Craft Rubber (LCR) untuk mendukung mobilitas di area yang sulit dijangkau.

Tak hanya untuk Aceh, bantuan juga akan dikirim ke wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang saat ini terdampak banjir dan tanah longsor.

Baca Juga :  MA Mutasi 199 Hakim dan 68 Panitera, Jakarta Menjadi Fokus

Melalui kunjungan dan distribusi bantuan ini, pemerintah berharap proses penanganan darurat dapat berjalan lebih cepat serta memberikan dukungan maksimal bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit. (DR)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Mineral di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay

6 Desember 2025 - 19:58 WIB

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Mineral di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay

Mentan Amran Lepas Kapal Pembawa Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

5 Desember 2025 - 17:21 WIB

Mentan Amran Lepas Kapal Pembawa Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Titiek Soeharto Soroti Kayu Gelondongan Tersapu Banjir Sumatera, Sebut Bukan Semata Faktor Cuaca

4 Desember 2025 - 17:35 WIB

Titiek Soeharto Soroti Kayu Gelondongan Tersapu Banjir Sumatera, Sebut Bukan Semata Faktor Cuaca

Kapolri dan Menhut Bakal Gelar Rapat Bahas Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumatera

4 Desember 2025 - 16:23 WIB

Kapolri dan Menhut Bakal Gelar Rapat Bahas Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumatera

Bantuan Besar Kembali Tiba di Aceh, Airbus A-400 Bawa Logistik Hingga Peralatan Medis Capai 24 Ton

4 Desember 2025 - 14:02 WIB

Bantuan Besar Tiba di Aceh, Airbus A-400 Bawa Logistik Hingga Peralatan Medis Capai 24 Ton

Pemerintah Buka Ruang Investigasi Dugaan Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera

3 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pemerintah Buka Ruang Investigasi Dugaan Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera
Trending di Berita