Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 13 Mei 2025 WIB

Nissan Pangkas 11.000 Pekerjaan Tambahan, Total PHK Capai 20.000 Karyawan


Nissan Pangkas 11.000 Pekerjaan Tambahan, Total PHK Capai 20.000 Karyawan Perbesar

FaktaID.net – Produsen otomotif asal Jepang, Nissan Motor, berencana memangkas sekitar 11.000 karyawan tambahan. Dengan demikian, total pengurangan tenaga kerja yang direncanakan perusahaan mencapai 20.000 orang, atau sekitar 15 persen dari total karyawan global mereka.

“Rencana terbaru ini mengikuti pengumuman pada bulan November bahwa perusahaan akan mengurangi kemampuan produksi globalnya sebesar 20 persen dan memangkas 9.000 pekerja untuk membalikkan bisnisnya,” dilansir dari NHK, pada Senin (12/5).

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Rp200 Triliun ke Lima Bank BUMN, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menurut sumber, langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) lanjutan ini diambil karena penurunan angka penjualan yang melebihi perkiraan.

Selain pengurangan tenaga kerja, Nissan juga mengambil langkah restrukturisasi lainnya. Perusahaan mengumumkan pada Jumat bahwa mereka akan membatalkan rencana pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik (EV) di Kota Kitakyushu, Jepang bagian barat. Selain itu, tiga pabrik di Thailand dan sejumlah lokasi lainnya juga akan ditutup.

Baca Juga :  Pemerintah RI Kecam Insiden Penembakan PMI Nonprosedural Oleh Petugas APMM

Pengumuman resmi terkait langkah-langkah baru ini dijadwalkan pada konferensi pers yang akan digelar Selasa, bersamaan dengan rilis hasil bisnis terbaru perusahaan.

“Nissan memperkirakan kerugian bersih hingga 750 miliar yen, atau sekitar 5 miliar dolar, untuk tahun fiskal 2024, yang berakhir pada bulan Maret,” tutup NHK. (DR)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Kapolri Awasi Saham Gorengan, Polri Perketat Pengawasan Pasar Modal

11 Februari 2026 - 10:25 WIB

Kapolri Awasi Saham Gorengan, Polri Perketat Pengawasan Pasar Modal

Pemerintah Tegaskan Penegakan Hukum, Tak Ada Ruang bagi Saham Gorengan di Bursa

31 Januari 2026 - 08:27 WIB

Pemerintah Tegaskan Penegakan Hukum, Tak Ada Ruang bagi Saham Gorengan di Bursa

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

21 Januari 2026 - 06:52 WIB

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

6 Januari 2026 - 07:43 WIB

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

BPS Catat Produksi Jagung Nasional 2025 Naik 6,44 Persen

6 Januari 2026 - 07:21 WIB

BPS Catat Produksi Jagung Nasional 2025 Naik 6,44 Persen

BI: Neraca Perdagangan Indonesia November 2025 Surplus 2,66 Miliar Dolar AS

5 Januari 2026 - 19:18 WIB

BI: Neraca Perdagangan Indonesia November 2025 Surplus 2,66 Miliar Dolar AS
Trending di Ekonomi