FaktaID.net – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan solidaritas internasional dalam menghadapi ketegangan global, termasuk dampak perang dagang akibat pengenaan tarif impor oleh Amerika Serikat. Hal itu ia sampaikan melalui unggahan di akun X resminya.
“Dalam masa pergolakan ini, satu hal yang pasti: kita harus bergerak maju bersama,” tulis Macron dalam akun X-nya dikutip Ahad (6/4)
Ia mengungkapkan telah berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, menyusul pembicaraan sebelumnya dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dua hari sebelumnya. Macron menegaskan bahwa ketiga pemimpin berkomitmen untuk berkoordinasi erat dalam menyikapi kebijakan tarif AS yang dinilai mengguncang perekonomian global.
“Perang dagang tidak menguntungkan siapa pun. Kita harus bersatu dan bertekad untuk melindungi warga negara dan bisnis kita,” tegas Macron.
Selain isu perdagangan, Macron juga menyinggung situasi di Ukraina. Ia menyebut kunjungan Kepala Staf Prancis dan Inggris ke Kyiv sebagai bagian dari evaluasi dukungan jangka panjang untuk negara tersebut.
“Bersama Koalisi Relawan untuk Ukraina, kami tengah mempertimbangkan bentuk dukungan lanjutan, termasuk bagi tentara Ukraina yang menjadi garis pertahanan pertama. Kami juga membahas kemungkinan kehadiran pasukan penenang di wilayah garis kontak untuk mencegah agresi baru dari Rusia,” ujar Macron.
Dalam pertemuannya dengan PM Starmer, Macron turut membahas isu-isu bilateral dan tantangan utama di tingkat Eropa. (DR)
