Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Okt 2025 WIB

Polda NTB Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Mebel SMK Senilai Rp10,2 Miliar


Dok. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes FX Endriadi. Perbesar

Dok. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes FX Endriadi.

FaktaID.net – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB.

Kasus ini telah meningkat ke tahap penyidikan setelah penyidik menemukan indikasi kuat adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes FX Endriadi, membenarkan bahwa pihaknya telah membuka penyidikan resmi terhadap kasus tersebut.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tahan Dua Pejabat BPN Terkait Dugaan Korupsi Aset PTPN I Seluas 8.077 Hektare

“Perkara ini sedang dalam proses sidik (penyidikan) di Direktorat Kriminal Khusus,” ujar Endriadi, dikutip Kamis (30/10).

Kasus tersebut berkaitan dengan pengadaan meubelair untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-NTB yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022. Total dana yang digelontorkan untuk proyek tersebut mencapai Rp10,2 miliar.

“Pengadaan meubelair SMK se-NTB menggunakan anggaran DAK 2022 dengan nilai sekitar Rp10,2 miliar,” terang Endriadi.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tahan Konsultan Pengawas Proyek Kapal Tunda Terkait Dugaan Korupsi

Dugaan penyimpangan mencakup ketidaksesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil akhir proyek. Indikasi mark-up harga serta pelanggaran prosedur kini menjadi fokus pemeriksaan penyidik.

Hingga saat ini, sekitar 50 saksi telah diperiksa, termasuk dua pejabat penting di lingkungan Dinas Dikbud NTB, yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB serta Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Korban Tewas Tambang Emas Nanggung Bertambah Jadi 11 Orang, Polisi Lakukan Pendalaman

22 Januari 2026 - 17:06 WIB

Korban Tewas Tambang Emas Nanggung Bertambah Jadi 11 Orang, Polisi Lakukan Pendalaman

Kerugian Negara Rp4,16 Miliar dalam Proyek RS Bekokong, Polda Kaltim Sebut Dua Orang Diduga Terlibat

22 Januari 2026 - 16:22 WIB

Kerugian Negara Rp4,16 Miliar dalam Proyek RS Bekokong, Polda Kaltim Sebut Dua Orang Diduga Terlibat

Kejari Padang Lawas Tetapkan Kadis Pertanian dan Ketua Koperasi Tersangka Korupsi Dana PSR

22 Januari 2026 - 07:06 WIB

Kejari Padang Lawas Tetapkan Kadis Pertanian dan Ketua Koperasi Tersangka Korupsi Dana PSR

Kejari Kotamobagu Geledah Kantor Kesbangpol dan Bawaslu Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp7,6 Miliar

21 Januari 2026 - 13:18 WIB

Kejari Kotamobagu Geledah Kantor Kesbangpol dan Bawaslu Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp7,6 Miliar

Kejati Papua Barat Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Dermaga Apung Marampa

21 Januari 2026 - 08:55 WIB

Kejati Papua Barat Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Dermaga Apung Marampa

Kejati Lampung Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Sekretariat DPRD Lampung Utara

20 Januari 2026 - 13:53 WIB

Kejati Lampung Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Sekretariat DPRD Lampung Utara
Trending di Daerah