FaktaID.net – Polri kembali menyalurkan bantuan logistik untuk memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada Ahad (30/11).
Sebanyak 4.459 kilogram perlengkapan diberangkatkan sebagai bagian dari pengiriman hari kedua, melanjutkan upaya percepatan penanganan di lokasi terdampak.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa pengiriman lanjutan ini merupakan wujud konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana di lapangan.
“Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” ujar Erdi.
Ia menyebutkan bahwa berbagai kebutuhan pokok hingga peralatan operasional kembali diberangkatkan.
“Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” jelasnya.
Tak hanya itu, perlengkapan hunian sementara juga disertakan. “Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram turut diberangkatkan untuk mendukung kenyamanan personel di lapangan,” tambahnya.
Erdi menuturkan bahwa perlengkapan teknis masih menjadi prioritas agar kegiatan operasional dapat berjalan efektif.
“Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli),” ujarnya.
Pengiriman juga mencakup jas hujan seberat 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli).
Seluruh bantuan tersebut telah disusun dalam puluhan koli agar proses distribusi dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tutup Erdi. (DR)
