FaktaID.net — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas praktik penyelundupan dan kegiatan ilegal yang merugikan negara. Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, pada Senin (15/12).
Dalam arahannya, Presiden secara khusus meminta Panglima TNI dan Kapolri bertindak tegas terhadap aparat yang terbukti melindungi atau terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan, pembalakan liar, dan tambang ilegal.
“Ini benar-benar saya berharap penglima TNI dan Kapolri benar-benar menindak aparat-aparatnya yang melindungi kegiatan penyelundupan ini,” tegas Prabowo.
Prabowo menilai praktik ilegal tersebut masih marak terjadi meskipun pemerintah telah mengerahkan kekuatan aparat keamanan. Ia menyebut pembalakan hutan liar, illegal logging, illegal mining, hingga penyelundupan masih terus berlangsung di berbagai daerah.
“Terlalu banyak kegiatan pembalakan hutan liar, illegal logging, juga illegal mining, tambang-tambang ilegal, terlalu banyak penyelundupan. Kita sudah kerahkan TNI, Kapolri, kerahkan kekuatan, masih saja (ada) pihak pihak yang terus tidak mau menghormati hukum di Indonesia,” ujarnya.
Presiden menegaskan bahwa penyelundupan berdampak besar terhadap perekonomian nasional dan menyebabkan kerugian negara dalam jumlah signifikan.
