FaktaID.net — Presiden Prabowo Subianto menuliskan pesan khusus mengenai integritas dan keberanian penegak hukum dalam sebuah prasasti pada acara penyerahan laporan capaian hasil Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang digelar di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12).
Dalam prasasti tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sikap jujur dan berani bagi para jaksa dalam menegakkan keadilan. “Jadilah jaksa yang berani dan jujur membela keadilan demi bangsa dan rakyat Indonesia tercinta!”
Pesan itu sejalan dengan penegasan Presiden dalam sambutannya yang menyoroti pentingnya keberanian aparat penegak hukum dalam menjaga kekayaan negara serta menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu.
“Begitu saya menerima mandat, saya sudah bertekad untuk melawan korupsi, melawan perampokan kekayaan negara oleh siapapun, di mana pun,” tegas Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga mengakui bahwa perjuangan melawan korupsi dan penyimpangan bukanlah tugas yang mudah karena sarat dengan risiko dan tekanan.
Namun demikian, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus tetap dijalankan demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.
“Lebih baik kita nanti dipanggil Tuhan membela kebenaran, membela rakyat, menyelamatkan masa depan bangsa kita. Kita mulia, kita terhormat, kita pergi, kita menghadap Yang Maha Kuasa dengan ikhlas,” ujar Presiden.
Menurut Presiden Prabowo, keberanian dan kejujuran aparat penegak hukum menjadi kunci utama agar negara tidak terus mengalami kebocoran kekayaan akibat praktik korupsi dan penyimpangan yang telah berlangsung lama.
Penulisan pesan dalam prasasti tersebut pun menjadi simbol dukungan moral Presiden kepada para jaksa serta seluruh aparat penegak hukum agar tetap teguh menjalankan tugasnya meskipun menghadapi berbagai tantangan dan tekanan. (DR)
