FaktaID.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu terkait pencabutan izin perusahaan yang melanggar aturan.
Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rlpada Rabu, 7 Januari 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa selama satu tahun menjabat sebagai presiden, dirinya sudah berkali-kali menghadapi berbagai upaya pendekatan hingga bujukan.
“Aku satu tahun saja jadi presiden, geleng-geleng kepala juga saya. Berapa kali saya mau disogok, bolak-balik datang minta ini, minta itu ke saya,” ujar Prabowo.
Ia juga menceritakan pernah diberi daftar perusahaan yang dinilai melanggar aturan dan direkomendasikan untuk dicabut izinnya. Namun, Prabowo memilih tidak melihat daftar tersebut.
“Kemarin saya dikasih daftar, Pak ini daftar sekian perusahaan yang melanggar, yang dicabut izinnya. Silakan Bapak pelajari. Saya bilang, saya enggak mau. Saya takut ada teman saya di situ atau ada anggota Gerindra. Enggak enak, bisa terpengaruh saya begitu saya lihat daftar,” katanya.
Menurut Prabowo, sikap itu diambil agar dirinya tetap objektif dan tidak terpengaruh oleh relasi pribadi maupun politik.
“Jadi lebih baik saya enggak lihat, saya enggak mau tahu. Jadi kalau yang dicabut ya salahkan aja, karena saya enggak mau terpengaruh,” tegasnya.
