Menu

Mode Gelap

Berita · 19 Okt 2025 WIB

RSUP Ngoerah Kembalikan Dokter Koas Yang Bully Kematian Mahasiswa Unud


Dok. Ilustrasi/Foto: Shutterstock) Perbesar

Dok. Ilustrasi/Foto: Shutterstock)

FaktaID.net – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Ngoerah) Bali mengambil langkah tegas terhadap seorang mahasiswa koas yang diduga terlibat dalam komentar tidak pantas di media sosial terkait meninggalnya mahasiswa FISIP Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputra.

Plt. Direktur Utama RS Ngoerah menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. “Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas berpulangnya mahasiswa FISIP Universitas Udayana,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (19/10).

Ia menegaskan, RS Ngoerah telah mengambil langkah tegas terhadap peserta didik yang diduga terlibat dalam komentar tersebut.

Baca Juga :  Everything I Learned About Mobile I Learned From Potus

“Terkait adanya peserta didik (co-ass) yang diduga terlibat dalam komentar tidak pantas di media sosial, sehingga menimbulkan citra buruk terhadap RS Ngoerah dan Universitas Udayana, RS Ngoerah mengambil tindakan tegas untuk mengembalikan peserta didik tersebut ke Universitas Udayana untuk dilakukan pendalaman dan investigasi,” jelasnya.

Menurutnya, jika nantinya terbukti melakukan pelanggaran etika atau perundungan, yang bersangkutan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan.

“Jika nantinya terbukti yang bersangkutan melakukan tindakan pelanggaran etika dan atau perundungan, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Chromebook: Eks CEO GoTo Andre Soelistyo Diperiksa Kejagung

Pihak RS Ngoerah juga menekankan bahwa mahasiswa koas tersebut bukan merupakan pegawai rumah sakit.

“Kami tegaskan kembali bahwa mereka adalah peserta didik yang sedang belajar di RS Ngoerah, bukan sebagai karyawan RS Ngoerah sehingga tidak bisa disebut mewakili RS Ngoerah,” tambahnya.

Sebagai institusi pendidikan dan pelayanan kesehatan, RS Ngoerah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, beretika, serta saling menghargai.

Baca Juga :  Kemhan Bantah Isu Rusia Jadikan Lanud Manuhua Biak Sebagai Pangkalan Militer

“RS Ngoerah mengajak semua pihak untuk menggunakan media sosial secara bijak dan menjaga nama baik institusi serta profesi kesehatan,” tutupnya. (DR)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Mineral di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay

6 Desember 2025 - 19:58 WIB

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Mineral di Bandara Khusus PT IWIP Weda Bay

Mentan Amran Lepas Kapal Pembawa Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

5 Desember 2025 - 17:21 WIB

Mentan Amran Lepas Kapal Pembawa Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Titiek Soeharto Soroti Kayu Gelondongan Tersapu Banjir Sumatera, Sebut Bukan Semata Faktor Cuaca

4 Desember 2025 - 17:35 WIB

Titiek Soeharto Soroti Kayu Gelondongan Tersapu Banjir Sumatera, Sebut Bukan Semata Faktor Cuaca

Kapolri dan Menhut Bakal Gelar Rapat Bahas Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumatera

4 Desember 2025 - 16:23 WIB

Kapolri dan Menhut Bakal Gelar Rapat Bahas Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumatera

Bantuan Besar Kembali Tiba di Aceh, Airbus A-400 Bawa Logistik Hingga Peralatan Medis Capai 24 Ton

4 Desember 2025 - 14:02 WIB

Bantuan Besar Tiba di Aceh, Airbus A-400 Bawa Logistik Hingga Peralatan Medis Capai 24 Ton

Pemerintah Buka Ruang Investigasi Dugaan Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera

3 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pemerintah Buka Ruang Investigasi Dugaan Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera
Trending di Berita