Menu

Mode Gelap

Abdi Negara · 18 Des 2025 WIB

TNI dan Kemenhan Bangun Jembatan Gantung Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh


Dok. Proses Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh/Foto: Ist) Perbesar

Dok. Proses Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh/Foto: Ist)

FaktaID.net – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) terus mengambil peran aktif dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah terdampak.

Pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk membuka kembali akses transportasi yang sempat terputus akibat bencana, sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan gantung melibatkan personel gabungan dari Vertical Rescue Indonesia (VRI) Aceh, VRI Bandung, serta prajurit Kodam Iskandar Muda melalui Kodim 0102/Pidie.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-80, Pesta Rakyat - TNI Fair Siap Hadir di Monas, 20–21 September

Kolaborasi lintas unsur ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjalankan misi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.

Proyek pembangunan diawali di Kabupaten Pidie Jaya, tepatnya pada Jembatan Gantung Sungai Meureudu. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 150 meter dengan lebar 1,2 meter.

Jembatan bantuan dari Kementerian Pertahanan ini dirancang mampu menahan beban hingga sekitar 300 kilogram dan pengerjaannya didukung satu unit alat berat excavator. Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Ustadz Adi Hidayat : Tahun Baru Hijriah Adalah Waktu Hijrah Menuju TNI PRIMA

Secara keseluruhan, TNI dan Kemenhan RI merencanakan pembangunan delapan jembatan gantung yang tersebar di sejumlah kabupaten di Aceh, di antaranya Bireuen, Aceh Barat, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil.

Seluruh lokasi tersebut sebelumnya mengalami kerusakan sarana penyeberangan yang menyebabkan sejumlah desa terisolasi dan menghambat aktivitas perekonomian warga.

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah serta memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kapuspen TNI Freddy Ardianzah Serahkan Jabatan Wakapuspen ke Kolonel Osmar Silalahi

Diharapkan, infrastruktur yang dibangun dapat memulihkan konektivitas antarwilayah dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Aceh Pascabencana. (DR)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Danjen Akademi TNI Berangkatkan 1.980 Taruna Ikuti Latsitardanus 2026 di Aceh

17 Januari 2026 - 19:31 WIB

Danjen Akademi TNI Berangkatkan 1.980 Taruna Ikuti Latsitardanus 2026 di Aceh

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden di Hambalang

7 Januari 2026 - 13:56 WIB

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden di Hambalang

Tempuh Tiga Hari Lewati Medan Sulit, TNI dan PLN Pasang Genset di Desa Sikundo Aceh Barat

5 Januari 2026 - 15:07 WIB

Tempuh Tiga Hari Lewati Medan Sulit, TNI dan PLN Pasang Genset di Desa Sikundo Aceh Barat

Panglima TNI dan Menhan Anugerahkan KPLB kepada 155 Prajurit di Papua

3 Januari 2026 - 16:17 WIB

Panglima TNI dan Menhan Anugerahkan KPLB kepada 155 Prajurit di Papua

TNI Rampungkan Renovasi Jembatan Gantung Garuda di Deli Serdang

2 Januari 2026 - 19:25 WIB

TNI Rampungkan Renovasi Jembatan Gantung Garuda di Deli Serdang

Jalan Kaki Dua Jam, Satgas Gulbencal Korem 023/KS Antar Bantuan ke Desa Terisolasi

29 Desember 2025 - 06:28 WIB

Jalan Kaki Dua Jam, Satgas Gulbencal Korem 023/KS Antar Bantuan ke Desa Terisolasi
Trending di Abdi Negara