FaktaID.net – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan pemasangan lampu tenaga surya di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (13/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas penerangan pascabencana.
Pemasangan lampu dilakukan di sepanjang jalan desa melalui penggunaan solar light, sekaligus membantu instalasi lampu berbasis sistem tenaga surya di rumah-rumah warga. Langkah tersebut bertujuan mengembalikan akses penerangan bagi masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal, terutama pada malam hari.
Program penerangan ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam menciptakan rasa aman, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas warga di wilayah terdampak bencana. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Untuk lampu solar light, total tersedia 100 unit, dengan 60 unit telah disalurkan ke Desa Mardame, sementara 40 unit lainnya masih disiagakan di Bandara Silangit. Dari jumlah tersebut, 40 unit sudah terpasang dan dimanfaatkan oleh masyarakat, sedangkan 20 unit sisanya masih dalam proses pemasangan secara bertahap oleh prajurit di lapangan.
Selain solar light, bantuan juga diberikan dalam bentuk solar system sebanyak 20 unit. Sebanyak 17 unit telah dipasang di Desa Mardame dan seluruhnya berfungsi dengan baik. Adapun tiga unit lainnya masih disiagakan di Bandara Silangit sebagai cadangan untuk kebutuhan lanjutan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menjelaskan bahwa pemasangan lampu tenaga surya ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memulihkan fasilitas umum dan lingkungan permukiman pascabencana.
“Penerangan yang memadai sangat penting untuk mendukung rasa aman, aktivitas sosial, dan mobilitas warga pada malam hari,” ujarnya. (DR)
