FaktaID.net — TNI terus memaksimalkan peran dalam percepatan penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Berbagai langkah strategis dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau kawasan yang terdampak parah.
Salah satu langkah penting adalah pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui jalur udara untuk mendukung kelancaran operasi penerbangan bantuan kemanusiaan. Pengiriman tersebut dilakukan dari Lanud Soewondo menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules dan CN-295.
BBM yang dikirim menjadi komponen utama bagi operasional helikopter yang setiap hari membawa bantuan logistik—mulai dari sembako hingga kebutuhan darurat lainnya—menuju lokasi-lokasi yang masih terisolasi akibat akses darat yang terputus.
Kondisi medan yang berat dan tertutup material longsor menjadikan jalur udara sebagai sarana paling efektif untuk menjangkau masyarakat dengan cepat dan aman.
Selain untuk mendukung misi penerbangan, pasokan BBM juga dimanfaatkan untuk mengoperasikan genset di sejumlah titik bencana yang masih mengalami gangguan listrik. Kehadiran genset sangat membantu memulihkan aktivitas di posko pengungsian, layanan kesehatan darurat, serta memperlancar komunikasi tim lapangan.
Melalui distribusi BBM ini, TNI bersama seluruh unsur terkait kembali menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan membantu masyarakat terdampak.
Operasi bantuan udara akan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh wilayah kembali terbuka aksesnya dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara merata. (DR)
