Ia menambahkan bahwa integritas dan tata kelola menjadi aspek krusial dalam pengelolaan pasar modal. Pasar yang bersih dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor domestik sekaligus menarik minat investor global.
Sementara itu, Airlangga Hartarto turut menyambut positif peluncuran program ini. Menurutnya, PINTAR Reksa Dana dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk generasi muda.
“Pemerintah senantiasa berupaya untuk memperkuat perekonomian, salah satunya dengan memperluas akses pasar. Kami juga berhadap pasar modal tidak hanya dibangun untuk hari ini tetapi untuk masa depan generasi muda. Pasar modal diharapkan dapat lebih inklusif dan tumbuh berkelanjutan,” kata Airlangga.
Ke depan, PINTAR Reksa Dana diharapkan berkembang menjadi program nasional yang dijalankan secara berkelanjutan serta mampu membangun kebiasaan investasi yang sehat sejak dini di masyarakat.
Peluncuran program ini juga bertepatan dengan pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI). Kegiatan tersebut berlangsung pada 25 April hingga 1 Mei 2026 dan direncanakan menjadi agenda tahunan. (DR)






