“Alhamdulillah stok kita, pangan strategis beras stok kita hari ini 3,3 juta ton. Ini yang tertinggi untuk stok akhir tahun sepanjang sejarah,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, Mentan Amran menegaskan tidak ada alasan bagi harga beras untuk melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain beras, ketersediaan minyak goreng nasional juga dipastikan aman. Saat ini, stok minyak goreng yang dikelola Bulog mencapai sekitar 700 ribu ton.
“Minyak goreng juga tersedia 700 ribu ton di Bulog. Jadi ini juga tidak ada alasan untuk naik,” tegasnya.
Untuk komoditas ayam ras, Mentan Amran menyebut harga di tingkat peternak justru masih berada di bawah HPP. Saat ini, harga ayam hidup berkisar Rp23 ribu per kilogram, sementara HPP ditetapkan sebesar Rp25 ribu per kilogram.
“Yang ketiga ayam, justru di bawah HPP tadi. Itu hanya 23 ribu per kilogram padahal HPP-nya 25 ribu. Nah ini harus naik. Insya Allah di Ramadhan naik,” jelasnya.
Sementara itu, untuk komoditas telur ayam, bawang merah, dan pangan strategis lainnya, Mentan Amran memastikan kondisi stok dan pasokan nasional berada dalam keadaan aman.






