Menu

Mode Gelap

News · 12 Apr 2025 WIB

Presiden Prabowo: Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia Bukan Untuk Relokasi


Dok. Presiden Prabowo Subianto - Tim Media Presiden. Perbesar

Dok. Presiden Prabowo Subianto - Tim Media Presiden.

FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rencana pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi 1.000 warga Palestina yang terluka akibat serangan militer Israel di Gaza bukanlah bentuk relokasi permanen dari tanah kelahiran mereka.

Rencana evakuasi tersebut, menurut Prabowo, bersifat sementara. Ia menekankan bahwa para penyintas perang yang dibawa ke Indonesia akan dikembalikan ke Gaza setelah situasi di wilayah tersebut kembali aman dan stabil.

“Tidak, tidak, tidak. Kita ini untuk membantu,” kata dia saat ditemui selepas menghadiri Antalya Diplomacy Forum di Kota Antalya, Turki, Jumat (11/4), melansir Antara.

Baca Juga :  Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Presiden Prabowo Bertolak Menuju Malaysia

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kekhawatiran bahwa evakuasi tersebut merupakan bentuk relokasi warga Palestina ke luar Gaza.

Sebelumnya, Menlu Sugiono menegaskan posisi Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk relokasi paksa terhadap warga Gaza.

Menlu Sugiono menegaskan bahwa segala bentuk bantuan kemanusiaan yang dipertimbangkan harus bersifat sukarela dan melibatkan persetujuan dari semua pihak terkait.

Baca Juga :  Polri Tangkap 2 Tersangka Kasus Judol Komdigi Yang Kabur ke Luar Negeri

“Indonesia tidak setuju dengan upaya relokasi paksa warga Gaza dalam bentuk apapun. Semua ini harus dilakukan secara sukarela dan dengan persetujuan seluruh pihak di Palestina,” ujarnya.

Dalam hal bantuan kemanusiaan, Indonesia menyatakan kesiapan untuk terlibat secara aktif, termasuk kemungkinan mengevakuasi korban luka, anak-anak yatim, dan pelajar yang terdampak konflik ke tanah air. Namun, langkah ini hanya akan diambil jika diminta dan disetujui oleh semua pihak.

“Indonesia siap membantu mencapai perdamaian dan kesinambungan bantuan kemanusiaan. Jika diminta, kita siap mengevakuasi sementara korban luka, anak-anak, dan pelajar untuk dirawat di Indonesia,” tambah Sugiono. (DR)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Pidato Prabowo di Hari Lahir Pancasila: Pejabat Tak Mampu Diminta Mundur

2 Juni 2025 - 13:37 WIB

Pidato Prabowo di Hari Lahir Pancasila: Pejabat Tak Mampu Diminta Mundur

Kuatkan Kemitraan Strategis, Presiden Prabowo dan Macron Teken Deklarasi Visi 2050

29 Mei 2025 - 06:34 WIB

Kuatkan Kemitraan Strategis, Presiden Prabowo dan Macron Teken Deklarasi Visi 2050

Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Presiden Prabowo Bertolak Menuju Malaysia

25 Mei 2025 - 19:38 WIB

Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Presiden Prabowo Bertolak Menuju Malaysia

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Premier Tiongkok Li Qiang: Penguatan Hubungan Bilateral

25 Mei 2025 - 16:54 WIB

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Premier Tiongkok Li Qiang: Penguatan Hubungan Bilateral

TNI Amankan Intan Jaya, 18 Anggota OPM Berhasil Dilumpuhkan Dalam Operasi di Sugapa

15 Mei 2025 - 08:36 WIB

TNI Amankan Intan Jaya, 18 Anggota OPM Berhasil Dilumpuhkan Dalam Operasi di Sugapa

Sultan Brunei Anugerahkan Tanda Kehormatan D.K.L.U kepada Presiden Prabowo

14 Mei 2025 - 20:28 WIB

Sultan Brunei Anugerahkan Tanda Kehormatan D.K.L.U kepada Presiden Prabowo
Trending di News