faktaid.net – Pemerintah secara resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak sekitar 2.280 ton ke Arab Saudi. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum BULOG pada Rabu (4/3).
Ekspor ini dinilai menjadi langkah penting dalam perjalanan sektor perberasan nasional, sekaligus menandai peningkatan kapasitas produksi dan ketahanan stok beras Indonesia.
Mentan Amran menegaskan bahwa pengiriman beras ke luar negeri menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia sebagai negara produsen beras.
“Ini adalah momentum yang baik karena produksi kita. Stok kita hari ini 3,7 juta ton dan di bulan Maret itu terbesar sepanjang sejarah stok kita di bulan Maret. Nah ini kita ekspor. Kita sudah menjajaki beberapa negara Saudi Arabia, Papua Nugini, Malaysia dan Filipina,” kata Mentan Amran.
Ia menjelaskan, pada tahap awal pemerintah mengekspor sebanyak 2.280 ton beras dengan nilai mencapai Rp38 miliar. Langkah tersebut disebut sebagai bukti konkret upaya pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar beras global.
“Nah ini 2.280 ton, 2.000 ya bukan 1.000 ton ya ini aksi nyata bukan ilusi kita kirim 2000 jadi bukan 1000 ton,” tegasnya.
Ekspor perdana ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras sekitar 215 ribu jamaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi. Pemerintah juga melihat peluang pasar yang lebih luas, termasuk kebutuhan jamaah umrah serta warga negara Indonesia yang menetap di negara tersebut dengan jumlah mencapai sekitar dua juta orang setiap tahun.







