Ragam

Panglima TNI Buka Bazar Murah Serentak di 37 Provinsi Sambut Idul Fitri 1446 H

Redaksi
×

Panglima TNI Buka Bazar Murah Serentak di 37 Provinsi Sambut Idul Fitri 1446 H

Sebarkan artikel ini
Panglima TNI Buka Bazar Murah Serentak di 37 Provinsi Sambut Idul Fitri 1446 H
Dok. Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Ketua Dharma Pertiwi, Ibu Evi Agus Subiyanto/Ist)

FaktaID.net – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi membuka Bazar Murah di Lapangan Upacara GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/3). Acara ini juga dihadiri oleh para Kepala Staf Angkatan serta pejabat utama Mabes TNI.

Bazar murah tersebut digelar serentak di satuan jajaran TNI di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk membantu prajurit dan keluarganya memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Aksi Jet Tempur Sukhoi SU-30 Berhasil Pukau Ribuan Warga Makassar

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengapresiasi antusiasme prajurit dan PNS TNI yang turut serta dalam bazar ini. Ia berharap kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi personel TNI dan keluarganya.

“Mudah-mudahan bazar ini bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi prajurit serta PNS TNI beserta keluarga mereka. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Panglima TNI.

Bazar murah tahun ini menghadirkan 200 stand yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Stand-stand tersebut berasal dari tiga matra TNI, Dharma Pertiwi, unsur Dharma Pertiwi, UMKM, hingga mitra strategis.

Baca Juga :  BEI Luncurkan Media Edukasi Baru untuk Tingkatkan Literasi Waran Terstruktur

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Panglima TNI juga membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim piatu.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi serta para Ketua Umum Unsur dari Persit KCK, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, dan IKKT PWA. Selain itu, Panglima TNI juga berkesempatan menyapa prajurit di daerah melalui video conference. (*)