“Terima kasih Panglima TNI. Ini di luar dugaan saya. Saya sangat senang,” ujar Lettu Sutara, salah satu penerima hadiah.
Serma Rokhani dari Kodim 0822/085 Bondowoso pun turut mengungkapkan rasa harunya. “Di balik ketegasan Panglima, ternyata ada kepedulian yang besar. Saya terharu,” ucapnya.
Tak hanya itu, sepeda motor juga diberikan kepada prajurit berprestasi sebagai simbol penghargaan atas dedikasi mereka.
Dalam pengarahannya, Panglima TNI menegaskan kembali peran penting Babinsa di tubuh TNI.
“Babinsa adalah ujung tombak TNI. Mereka yang bekerja keras di lapangan. Mereka garda terdepan,” tegasnya.
Di akhir pengarahan, Panglima juga menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas negara dan kesejahteraan keluarga.
“Selain bertugas, kalian juga harus bisa menambah penghasilan. Lakukan sesuatu yang positif. Demi keluarga, demi masa depan,” pesannya.
Kisah hidup Jenderal Agus Subiyanto, yang bangga berasal dari keluarga Babinsa, menjadi sumber inspirasi bagi seluruh prajurit TNI.
“Saya anak Babinsa. Saya bangga bisa jadi Panglima TNI. Saya pernah merasakan jadi anak seorang Danru. Anak seorang Babinsa,” tegasnya.
Pesan-pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ketekunan, kerja keras, dan dukungan keluarga adalah kunci meraih cita-cita setinggi apa pun demi bangsa dan negara. (DR)






