Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga mengoptimalkan pemantauan melalui CCTV, sistem traffic counting secara real time, serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
Di sisi lain, pengamanan juga dilakukan di berbagai objek vital, seperti tempat wisata, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pusat perbelanjaan, hingga jalur arteri dan tol.
Berdasarkan data pergerakan transportasi umum, tercatat 871 perjalanan kapal dengan total 223.317 penumpang di 36 pelabuhan. Untuk moda kereta api, terdapat 2.922 perjalanan dengan jumlah penumpang mencapai 1.521.787 orang. Sementara itu, transportasi udara mencatat 1.565 penerbangan dengan total 179.549 penumpang.
Polri turut mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada saat berwisata, khususnya di destinasi wisata air, serta memperhatikan kapasitas dan aspek keselamatan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” tutup Marupa Sagala. (DR)






