Adapun kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994 unit. Jumlah ini menurun 3,66 persen dari kondisi normal, namun meningkat 3,73 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
Polri juga menyebut arus lalu lintas saat ini mulai melandai dan telah kembali normal di kedua arah. Kondisi tersebut terjadi setelah rekayasa lalu lintas sistem one way dihentikan berdasarkan evaluasi situasi lapangan secara real time.
Meski begitu, peningkatan arus balik menuju Jakarta mulai terlihat secara bertahap. Polri memperkirakan puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.
“Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” jelas Marupa Sagala.
Sebagai upaya antisipasi, Polri bersama sejumlah pemangku kepentingan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, seperti contraflow hingga one way baik lokal maupun nasional. Penerapan one way nasional direncanakan dimulai pada 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui ruas Tol Jakarta–Cikampek II Selatan guna menghindari kepadatan di jalur utama. Pada segmen tertentu, ruas tol tersebut dapat digunakan secara gratis selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung.






