Selain faktor internal komponen uang, pergerakan M2 pada bulan kedua tahun ini juga sangat dipengaruhi oleh aktivitas keuangan pemerintah dan sektor perbankan.
Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat: Tumbuh signifikan sebesar 25,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan capaian Januari sebesar 22,6% (yoy).
Penyaluran Kredit: Mengalami pertumbuhan sebesar 8,9% (yoy).
Pihak BI menegaskan bahwa dinamika ini merupakan bagian dari perkembangan ekonomi yang terjaga.
“Perkembangan M2 pada Februari 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit,” jelas Bank Indonesia.
Meskipun penyaluran kredit sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 10,2% (yoy), aktivitas pembiayaan ke masyarakat dinilai masih terus berlanjut dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional. (MS)






