FaktaID.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.229 warga di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terpaksa mengungsi akibat banjir yang disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan bahwa para pengungsi tersebar di 11 lokasi yang berada di empat kelurahan terdampak.
Di Kelurahan Kampung Melayu, terdapat 221 jiwa mengungsi, dengan rincian 30 jiwa di SDN Kampung Melayu 01/02 dan 181 jiwa di Masjid Jami Miftahul Huda.
Di Kelurahan Bidaracina, para pengungsi tersebar di beberapa titik, yakni RPTRA RT 10/11 (17 jiwa), Aula Kelurahan Bidaracina (21 jiwa), Masjid Abrol RT 12/RW 11 (26 jiwa), SKKT RT 6,13/RW 11 (20 jiwa), dan Majlis Ta’lim Masjid Abrol RT 10/RW 11 (24 jiwa).
Sementara itu, di Kelurahan Cawang, sebanyak 30 jiwa mengungsi di Mushala Al Ishlah, dan 130 jiwa menempati ruko-ruko di pinggir jalan. Di Kelurahan Pejaten Timur, jumlah pengungsi mencapai 750 jiwa yang tersebar di SDN 22 (450 jiwa) dan SMPN 46 (300 jiwa).






