FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/3) sore. Sidang ini berfokus pada evaluasi kinerja pemerintahan serta strategi pencapaian target program nasional.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam sidang ini, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Selain itu, beberapa pejabat ekonomi dan keuangan turut serta, seperti Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kepala Badan Statistik Amalia Adininggar, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.
Seluruh direktur utama empat bank besar Indonesia—BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri—juga hadir dalam pertemuan ini.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menegaskan bahwa sidang kabinet ini berlangsung dalam suasana Ramadan dan diharapkan dapat mempererat sinergi di jajaran Kabinet Merah Putih.
“Diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan program-program pemerintah,” ujar Yusuf.
Sidang ini juga membahas langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pemerintahan serta merespons berbagai tantangan nasional.
Sidang kabinet paripurna kali ini menjadi bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*)






