Abdi NegaraRagam

Panglima TNI dan Ustadz Adi Hidayat : Tahun Baru Hijriah Adalah Waktu Hijrah Menuju TNI PRIMA

Redaksi
×

Panglima TNI dan Ustadz Adi Hidayat : Tahun Baru Hijriah Adalah Waktu Hijrah Menuju TNI PRIMA

Sebarkan artikel ini
Ustadz Adi Hidayat dan Panglima TNI: Tahun Baru Hijriah Adalah Waktu Hijrah Menuju TNI PRIMA
Dok. Ceramah Ustadz Adi Hidayat Memperingati Tahun Baru 1447 Hijriah di Mabes TNI.

FaktaID.net – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Jenderal Soedirman, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (30/6). Acara tersebut diisi dengan ceramah rohani Islam oleh penceramah nasional, Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.

Dengan mengusung tema “Hijrah, berani berubah, menjaga amanah dan perkuat ukhuwah, menuju masa depan penuh berkah,” kegiatan ini menjadi sarana refleksi sekaligus penyegaran spiritual bagi seluruh prajurit TNI.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menekankan bahwa makna hijrah tidak hanya terbatas pada perpindahan fisik, tetapi lebih pada transformasi menuju hal-hal positif.

Baca Juga :  Pesta Rakyat HUT ke-80 TNI, 15 Ribu Porsi Makanan Gratis Dibagikan di Monas

“Sebagai seorang prajurit, hijrah bukan sekedar berpindah tempat, tapi perubahan menuju kebaikan. Mari kita jadikan momen ini sebagai awal untuk memperbarui niat, memperbaiki diri dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ujar Panglima TNI.

Ia juga mengajak seluruh prajurit untuk memperkuat semangat dan komitmen dalam meningkatkan kualitas kerja dengan landasan keimanan.

“Mari kita bulatkan tekad, besarkan semangat dan pasangkan niat untuk meningkatkan kinerja kita masing-masing, berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas di atas landasan keimanan, menjadi TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif),” tegasnya.

Baca Juga :  Bantu Korban Longsor di Pacet Mojokerto, Kapuspen: Keikhlasan Kunci Utama TNI

Dalam tausiyahnya, Ustad Adi Hidayat juga menyampaikan pentingnya momentum pergantian tahun hijriah sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri, bukan sekadar rutinitas tahunan.

“Jadikan peristiwa hijrah bukan ceremonial, bukan dibuat, kemudian selesai kita pulang tapi menanamkan sebuah sikap baru, dimana kita berhijrah menjadi pribadi yang lebih profesional, pribadi yang lebih responsif, dalam setiap keadaan yang kita hadapi,” tuturnya.

Ia menambahkan, TNI harus menjadi entitas yang mampu berintegrasi sebagai keluarga besar, memiliki perspektif kesatuan, menyambut modernitas secara menyeluruh, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Beri Pembekalan 2.000 Capaja TNI-Polri: Tekankan Integritas dan Patriotisme

“Kita jemput moderenitas bukan hanya alutsista saja tapi semua aspek yang bisa kita kembangkan dan pada akhirnya kita beradaptasi dengan setiap situasi dan zaman, hijrah membuat hidup TNI lebih PRIMA,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama, yang dilantunkan dengan harapan agar Tahun Baru Islam 1447 H menjadi titik awal perubahan menuju TNI yang lebih kuat, solid, dan penuh berkah bagi bangsa dan negara. (DR)