FaktaID.net – Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) sepanjang 2025 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi IHK pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen secara bulanan (mtm), sehingga secara tahunan inflasi IHK 2025 mencapai 2,92 persen (yoy).
Dalam siaran pers BI yang dirilis Senin, 5 Januari 2026, disebutkan bahwa inflasi yang terjaga tersebut merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta kuatnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasarannya ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional,” tulis BI.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi nasional akan tetap terkendali. “Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027,” demikian pernyataan BI.
Secara bulanan, inflasi IHK Desember 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,17 persen (mtm). Peningkatan inflasi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada kelompok volatile food dan administered prices, sementara inflasi inti relatif stabil.
“Inflasi IHK secara bulanan pada Desember 2025 meningkat dibandingkan inflasi November 2025 sebesar 0,17% (mtm),” jelas BI.
Inflasi kelompok inti tercatat sebesar 0,20 persen (mtm), relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan inflasi inti terutama dipengaruhi oleh komoditas emas perhiasan dan minyak goreng.
