Pendidikan

Bogor Science Club 2024 Dilantik: Sinergi Riset untuk Masyarakat Sejahtera

Redaksi
×

Bogor Science Club 2024 Dilantik: Sinergi Riset untuk Masyarakat Sejahtera

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Pengurus Bogor Science Club (BSC) IPB University periode 2024-2025 resmi dilantik pada Ahad (13/10) di Auditorium Satari, Bogor. Pelantikan ini mengusung tema “Sinergi untuk Inovasi: Menghubungkan Ilmu Pengetahuan dan Masyarakat” yang dihadiri oleh Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop, serta berbagai organisasi kemahasiswaan dan forum ilmiah di lingkungan IPB University.

Ketua BSC yang baru dilantik, Furqon menegaskan bahwa pelantikan ini adalah simbol keseriusan gerakan mahasiswa pascasarjana IPB dalam riset dan publikasi ilmiah untuk berkontribusi dalam momentum generasi emas Indonesia.

“Pelantikan ini adalah langkah awal bagi BSC untuk memberikan dampak nyata kepada almamater, agama, dan bangsa. Kami percaya bahwa masa depan pendidikan harus mencakup teknologi dan transformasi sosial agar mampu memberikan dampak signifikan di dunia nyata,” ujar Furqon dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Furqon menekankan pentingnya fokus pada teknologi, kewirausahaan, dan sosial dalam membentuk kader-kader BSC. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global, memimpin perubahan, serta berkontribusi dalam mengatasi isu-isu kritis di bidang pertanian, kelautan, dan biosains tropika.

Sementara itu, Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, juga menyoroti pentingnya peran organisasi dalam mendukung riset yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pendidikan pascasarjana di IPB bukan hanya menggali potensi akademik, tetapi juga melatih mahasiswa untuk menjadi wirausahawan, pemimpin, dan inovator di sektor pertanian dan biosains tropika.

“Peran organisasi sangat krusial dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi, terlebih dalam memerangi jurnal predator. Nilai utama dalam riset adalah kejujuran, dan saya berharap melalui BSC, gerakan ini dapat diwujudkan,” tambah Prof. Dodik. (* /DR)