“Utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja, namun di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai,” ujar Sigit.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas tetap rendah, seperti yang berhasil dicapai selama arus mudik, hingga Operasi Ketupat berakhir.
“Tentunya ini menjadi penekanan kita agar sampai dengan rangkaian arus balik selesai ini, angka-angka tersebut bisa dipertahankan,” ujarnya.
Di akhir, Sigit juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk selama arus balik, terutama di wilayah Indonesia bagian timur dan titik-titik penyeberangan yang rawan terdampak.
“Kami minta untuk semua anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan,” tuturnya.
“Sehingga kemudian rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik di kondisi yang tentunya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena cuaca ekstrem,” imbuhnya. (DR)






