FaktaID.net – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menemukan penyimpangan takaran minyak goreng Minyakita dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (14/3). Dalam sidak tersebut, ditemukan produk minyak dengan volume kurang dari standar yang seharusnya 1 liter.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa selain volume, aspek kualitas minyak juga akan diperiksa secara menyeluruh.
“Kami baru mengecek volumenya, belum meneliti kualitasnya. Sesuai arahan Menteri Pertanian, seluruh aspek harus diperiksa. Bisa jadi ada unsur kesengajaan dalam praktik ini,” ujar Sudaryono dalam keterangannya, Jumat (14/4).
Ia mengecam tindakan produsen yang mengurangi takaran minyak sebagai tindakan tidak bertanggung jawab yang merugikan masyarakat.
“Ada segelintir pengusaha serakah yang memanfaatkan situasi ini. Kita semua harus marah. Jika nanti kualitasnya juga bermasalah, dampaknya bisa lebih besar,” tegasnya.
Dalam sidak ini, hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto, Satgas Pangan Mabes Polri Brigjen Pol Djoko Prihadi, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Timur, Adhy Karyono.






