FaktaID.net – Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Berbagai skenario tengah disiapkan pemerintah untuk mengantisipasi dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah menjelang keberangkatan jemaah Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3). Ia menegaskan bahwa arahan Presiden menitikberatkan pada jaminan keselamatan jemaah haji asal Indonesia.
“Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Ini yang paling penting. Jadi, kita menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji pada bulan April,” jelasnya.
Dahnil mengungkapkan, pemerintah saat ini sedang merumuskan berbagai langkah antisipatif terkait penyelenggaraan haji yang dijadwalkan dimulai pada April mendatang. Perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah juga terus dipantau secara intensif sebagai dasar penentuan kebijakan.
Ia menyebutkan, apabila kondisi keamanan tetap terkendali dan tidak terjadi eskalasi konflik yang berpotensi membahayakan jemaah, maka keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia direncanakan berlangsung pada 22 April.






