FaktaID.net – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kinerja Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) belum menunjukkan hasil yang signifikan meski sudah berjalan selama empat tahun.
Menurutnya, keberadaan Satgas BLBI justru lebih banyak menimbulkan kegaduhan ketimbang memberikan dampak nyata bagi negara.
Satgas yang dibentuk untuk mengejar penunggak utang BLBI senilai Rp110,45 triliun itu dinilai tidak efektif dalam menjalankan tugasnya.
“Nanti saya lihat seperti apa ini, tetapi saya sih melihatnya kelamaan, hasilnya enggak banyak-banyak amat, cuma bikin ribut saja,” ujar Purbaya dalam acara media gathering Kementerian Keuangan secara daring, dikutip Ahad (12/10).
Purbaya menambahkan, dampak dari kinerja Satgas BLBI sejauh ini tidak begitu besar. Oleh karena itu, daripada menimbulkan polemik, ia menilai pembubaran Satgas mungkin menjadi opsi yang lebih baik.
“Impact-nya enggak banyak-banyak amat. Daripada bikin ribut, mungkin akan diakhiri Satgas,” tegasnya.
Meski begitu, Purbaya menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan asesmen terlebih dahulu sebelum mengambil langkah terkait keberlanjutan satuan tugas tersebut. Setiap keputusan, menurutnya, harus dipertimbangkan secara matang.
Sebagai informasi, Purbaya tidak memiliki kewenangan langsung untuk membubarkan Satgas BLBI. Satuan tugas tersebut dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021, yang kemudian diperpanjang dengan Keppres Nomor 14 Tahun 2023. (DR)
