FaktaID.net – Pemerintah menegaskan bahwa anggaran dan program pendidikan tetap menjadi prioritas utama serta terus diperkuat guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, merespons isu mengenai dugaan pengurangan anggaran pendidikan akibat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam keterangannya kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/2), Seskab Teddy memastikan tidak ada satu pun program pendidikan yang dihentikan.
“Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” jelas Seskab Teddy.
Ia memaparkan, seluruh program strategis pendidikan dari periode sebelumnya tetap berlanjut hingga saat ini. Bahkan, menurutnya, pemerintah justru melakukan penguatan dan penambahan sejumlah program untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan, ada Program Indonesia Pintar berjalan,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Seskab Teddy juga menjabarkan langkah pemerintah dalam memperluas dan memperbaiki infrastruktur pendidikan. Ia menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan sekolah rakyat guna membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak yang belum tersentuh layanan sekolah.
