Ia juga menyerukan perlunya reformasi institusi global, termasuk mendorong pembaruan struktur Dewan Keamanan PBB serta memperkuat peran negara berkembang dalam lembaga keuangan internasional.
Dalam forum tersebut, Indonesia menyatakan komitmennya untuk bergabung dengan New Development Bank, sebagai langkah konkret mendukung peningkatan akses pembiayaan pembangunan bagi negara-negara di Global South.
Tak hanya itu, Menlu Sugiono juga menekankan pentingnya penguatan peran WHO dalam menciptakan sistem kesehatan global yang lebih tangguh, terutama dalam menghadapi pandemi dan berbagai krisis kesehatan.
Indonesia juga mendorong reformasi WTO agar lebih mencerminkan kepentingan seluruh negara anggotanya.
Mengakhiri pernyataannya, Sugiono menegaskan bahwa BRICS harus berada di garis depan dalam membentuk dunia yang lebih adil dan damai.
“Kita harus bergerak dari visi menuju implementasi nyata dengan mengambil langkah-langkah cepat dan tepat untuk mewujudkan reformasi,” tegasnya.
Di sela pertemuan tersebut, Menlu Sugiono juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Brasil serta pertemuan singkat dengan Menlu Ethiopia dan Menteri Negara untuk Kerja Sama Internasional UEA. (*)






