“Turki punya sikap yang tegas. Karena itu kami merasa ingin bersama Turki membela keadilan dan kebenaran di dunia yang penuh ketidakpastian ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyerukan penguatan kerja sama antara Indonesia dan Turki untuk membangun peradaban yang lebih adil dan sejahtera. Menurutnya, kebersamaan negara-negara seperti Indonesia dan Turki akan menjadi suara penting dalam memperjuangkan perdamaian dunia.
Agenda kenegaraan Presiden di Ankara diawali dengan pertemuan bilateral bersama Ketua Parlemen Turki, Numan Kurtulmuş. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama antarlembaga legislatif serta hubungan strategis kedua negara.
Presiden Prabowo tiba di Ankara pada Rabu (9/4) melalui Bandar Udara Internasional Esenboğa, dan disambut hangat oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan. Kedua pemimpin tampak menunjukkan keakraban saat berjabat tangan dan berpelukan sebelum bersama-sama melewati pasukan kehormatan.
Kunjungan ke Turki merupakan bagian dari rangkaian lawatan Presiden Prabowo ke lima negara di kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Uni Emirat Arab dan selanjutnya dijadwalkan mengunjungi Mesir, Qatar, dan Yordania. (DR)






