Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 15 Apr 2025 WIB

Saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) Resmi Tercatat di BEI, Jadi Emiten ke-13 Tahun Ini


Dok. Seremoni Pencatatan Perdana Saham MDLA. Perbesar

Dok. Seremoni Pencatatan Perdana Saham MDLA.

FaktaID.net – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) resmi mencatatkan saham perdana di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 15 April 2025. Dengan pencatatan ini, MDLA menjadi perusahaan tercatat ke-13 di BEI sepanjang tahun 2025.

MDLA merupakan perusahaan induk dalam kelompok usaha di bidang kesehatan yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun.

Perusahaan ini mengembangkan portofolio produk yang mencakup obat-obatan, produk kesehatan, serta alat kesehatan dalam berbagai kategori.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Ratas, Pemerintah Bentuk Kop Des Merah Putih di 70 Ribu Desa

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji mengatakan, pihaknya optimis industri kesehatan di Indonesia dan regional akan tumbuh secara positif di tengah ketidakpastian global. Pasalnya, belanja kesehatan per kapita Indonesia masih rendah.

“Kesuksesan IPO ini bukan hanya pencapaian finansial, tetapi juga bentuk nyata kepercayaan publik dan investor terhadap misi kami membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan,” ungkap Pandji saat seremoni pencatatan di Gedung BEI, Jakarta.

Tak hanya fokus pada produksi, MDLA juga memiliki lini distribusi yang kuat dan terus berkembang. Layanannya mencakup proses impor, registrasi produk, penyimpanan, penyaluran, sistem rantai dingin (cold chain), hingga penjualan dan penagihan.

Baca Juga :  Jumlah Investor Pasar Modal RI Tembus 16 Juta, Generasi Muda Mendominasi

Jaringan distribusi MDLA menjangkau seluruh Indonesia dan Kamboja, serta melayani lebih dari 3.000 rumah sakit, 23.000 apotek, 3.500 klinik, dan lebih dari 50.000 fasilitas kesehatan lainnya. (DR)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Indonesia dan AS Capai Agreement on Reciprocal Trade, Tarif Nol Persen untuk 1.819 Produk

21 Februari 2026 - 09:41 WIB

Indonesia dan AS Capai Agreement on Reciprocal Trade, Tarif Nol Persen untuk 1.819 Produk

US-Indonesia Business Summit 2026: Komitmen Investasi RI–AS Tembus USD 38,4 Miliar

20 Februari 2026 - 09:42 WIB

US-Indonesia Business Summit 2026: Komitmen Investasi RI–AS Tembus USD 38,4 Miliar

Kapolri Awasi Saham Gorengan, Polri Perketat Pengawasan Pasar Modal

11 Februari 2026 - 10:25 WIB

Kapolri Awasi Saham Gorengan, Polri Perketat Pengawasan Pasar Modal

Pemerintah Tegaskan Penegakan Hukum, Tak Ada Ruang bagi Saham Gorengan di Bursa

31 Januari 2026 - 08:27 WIB

Pemerintah Tegaskan Penegakan Hukum, Tak Ada Ruang bagi Saham Gorengan di Bursa

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

21 Januari 2026 - 06:52 WIB

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

6 Januari 2026 - 07:43 WIB

BI: Inflasi IHK 2025 Terkendali di Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen
Trending di Ekonomi