Merespons kejadian tersebut, TNI melalui Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama unsur Komando Distrik Militer Nunukan segera melakukan langkah tanggap darurat.
Sebanyak 21 personel tim evakuasi yang dipimpin Wakil Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh diterjunkan untuk melakukan pencarian dan pengamanan lokasi.
Berdasarkan temuan di lapangan, badan pesawat ditemukan dalam kondisi rusak berat dan terbakar. Tim gabungan memastikan satu orang pilot meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan pencarian terhadap black box serta sejumlah material pesawat lainnya untuk mendukung proses investigasi lanjutan oleh instansi berwenang.
Aparat TNI bersama pihak terkait masih bersiaga di lokasi guna memastikan proses evakuasi dan penyelidikan berjalan aman dan lancar. (DR)






