Dari lokasi kejadian, aparat juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 milimeter, satu senapan angin, satu set panah dan busur, serta beberapa barang lain yang masih dalam proses pendataan.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa langkah yang diambil aparat merupakan respons cepat guna melindungi masyarakat dari ancaman keamanan.
“Tindakan yang dilakukan prajurit di lapangan merupakan langkah profesional dan sesuai ketentuan hukum dalam rangka menjaga keselamatan warga,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (4/3).
Koops TNI Papua turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi maupun propaganda yang belum terverifikasi kebenarannya.
TNI menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan berlandaskan hukum demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (DR)






