Dari sisi sektor ekonomi, pemanfaatan ULN pemerintah antara lain digunakan untuk jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,0 persen), administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (20,3 persen), jasa pendidikan (16,2 persen), konstruksi (11,6 persen), serta transportasi dan pergudangan (8,5 persen).
BI juga mencatat bahwa ULN pemerintah masih didominasi utang jangka panjang dengan porsi 99,98 persen dari total ULN pemerintah.
ULN Swasta Mengalami Penurunan
Di sisi lain, ULN swasta mengalami penurunan pada awal tahun ini. Posisi ULN swasta tercatat 193,0 miliar dolar AS pada Januari 2026, turun dari 194,0 miliar dolar AS pada Desember 2025.
Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi 0,7 persen (yoy) pada Januari 2026, lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya yang terkontraksi 0,2 persen (yoy).
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh ULN perusahaan nonlembaga keuangan. Sementara itu, sektor penyumbang terbesar ULN swasta berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 80,1 persen dari total ULN swasta.
ULN swasta juga masih didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa 76,2 persen dari total ULN swasta.
Struktur ULN Tetap Sehat






