“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Turki, Jordan, dan Mesir yang telah membantu upaya pemulangan WNI kita serta proses penjemputan saudara-saudara kita,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan yang menjalankan misi bantuan untuk warga Palestina.
“Ini merupakan pelanggaran hukum internasional karena mereka adalah masyarakat sipil yang sedang menjalankan misi bantuan kemanusiaan untuk saudara kita di Palestina,” tegas Sugiono.
Kesembilan aktivis kemanusiaan tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.30 WIB dan disambut keluarga serta sejumlah pejabat terkait.
Mereka tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) bersama Global Peace Convoy Indonesia. Rombongan diketahui berangkat dari pada Sabtu (23/5) malam dan sempat transit di sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. (DR)




