Nasional

Stok Cadangan Beras 3,5 Juta Ton, Indonesia Cetak Rekor Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi
×

Stok Cadangan Beras 3,5 Juta Ton, Indonesia Cetak Rekor Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Stok Cadangan Beras 3,5 Juta Ton, Indonesia Cetak Rekor Ketahanan Pangan Nasional
Dok. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman/IG)

FaktaID.net – Indonesia mencatat sejarah baru dalam sektor ketahanan pangan. Pada tahun 2025, stok cadangan beras pemerintah berhasil mencapai 3,5 juta ton—angka tertinggi sejak 1969, atau dalam 57 tahun terakhir.

Rekor ini bahkan melampaui capaian swasembada beras nasional yang diraih pada 1984, di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Saat itu, keberhasilan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan beras secara mandiri diganjar penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pada 1985.

Sebagai perbandingan, berdasarkan catatan historis, cadangan beras pada periode Januari–Mei 1984 hanya mencapai 3.029.049 ton, sementara jumlah penduduk Indonesia sekitar 160 juta jiwa.

Baca Juga :  Terbukti Melanggar Kode Etik, Ummi Wahyuni Dicopot Dari Jabatan Ketua KPU Jawa Barat

Kini, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 280 juta jiwa, prestasi serupa kembali dicapai dengan angka yang jauh lebih tinggi.

“Ini merupakan rekor tertinggi cadangan beras pemerintah selama periode Januari–Mei sejak Bulog didirikan pada tahun 1969. Jumlah ini bahkan melampaui capaian saat Indonesia meraih swasembada beras pada tahun 1984, padahal jumlah penduduk kita saat ini hampir dua kali lipat dibandingkan tahun tersebut,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (5/5).

Amran juga menyatakan bahwa pemerintah terus mengupayakan peningkatan cadangan beras nasional dengan target ambisius dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dorong Beasiswa Penuh Tenaga Medis Untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

“Mudah-mudahan dalam 15–20 hari ke depan, cadangan beras nasional kita akan menembus 4 juta ton,” ungkapnya optimis.

Tak hanya mencetak rekor tertinggi, peningkatan cadangan beras pada 2025 juga menjadi yang tercepat dalam sejarah. Dalam kurun waktu hanya empat bulan, stok melonjak dari 1,7 juta ton pada Januari menjadi 3,5 juta ton per 4 Mei 2025. Kenaikan sebesar 1,8 juta ton ini sepenuhnya berasal dari panen dalam negeri.

Pencapaian ini tak lepas dari kebijakan-kebijakan strategis yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan secara intensif oleh Kementerian Pertanian.

Baca Juga :  Stok Gabah Capai 186 Ribu Ton, Mentan Amran Apresiasi Bulog Sulsel

Langkah-langkah tersebut mencakup pelipatgandaan kuota pupuk subsidi, reformasi distribusi pupuk, hingga penyesuaian harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram. (DR)