Nasional

BAPERSIPIL Pasang Badan Dukung Presiden Prabowo, Tegas Lawan Politisasi Bencana

Redaksi
×

BAPERSIPIL Pasang Badan Dukung Presiden Prabowo, Tegas Lawan Politisasi Bencana

Sebarkan artikel ini
BAPERSIPIL Pasang Badan Dukung Presiden Prabowo, Tegas Lawan Politisasi Bencana
Dok. Penggagas BAPERSIPIL, Ade Adriansyah/Foro: Ist)

FaktaID.net – Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIPIL) menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam penanggulangan musibah bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sikap tersebut disampaikan melalui surat terbuka yang dirilis di Bogor, Selasa (6/1).

Penggagas BAPERSIPIL, Ade Adriansyah, menegaskan bahwa bencana merupakan ujian solidaritas nasional yang tidak boleh dijadikan sarana kepentingan politik. Ia menilai, eksploitasi penderitaan rakyat demi elektabilitas mencederai nilai kemanusiaan.

“Musibah ini adalah duka bangsa, bukan panggung elektabilitas. Sangat memprihatinkan melihat pihak-pihak yang masih sibuk memasang label politik di atas penderitaan rakyat,” ujar Ade Adriansyah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang Bahas Penanganan Bencana dan Libur Akhir Tahun

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, pimpinan organisasi sosial-politik, serta masyarakat untuk bersatu menjaga kemurnian aksi kemanusiaan. Organisasi ini juga menyatakan kesiapan berada di garda terdepan sebagai wujud tanggung jawab moral terhadap bangsa.

Ia juga turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polri, TNI, tim SAR, serta relawan yang terlibat langsung dalam penanganan bencana. Mereka dinilai telah mengorbankan tenaga dan keselamatan demi kemanusiaan.

“Jangan bebani kerja keras mereka dengan kegaduhan politik yang tidak perlu. Mereka adalah manusia, bukan robot, yang memiliki keluarga dan rasa lelah,” tegasnya.

Baca Juga :  Indonesia Berhasil Pulangkan 400 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Selain itu, BAPERSIPIL menekankan bahwa bantuan kemanusiaan harus bersih dari atribut, logo, maupun pesan politik praktis yang berpotensi memecah belah masyarakat. Pihaknya juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja menciptakan provokasi di tengah situasi duka nasional.