Optimalisasi Sumber Daya Pertanian dan Peternakan
Maluku Utara memiliki komoditas unggulan seperti kelapa, cengkeh, dan pala, namun produktivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui program peremajaan. Selain itu, sektor peternakan di wilayah ini juga memiliki potensi besar dengan ketersediaan lahan sekitar 30.000 hingga 40.000 hektare yang bisa dikembangkan untuk peternakan sapi.
“Maluku Utara saat ini belum memiliki peternakan skala besar. Kami akan membuka lahan peternakan agar bisa memenuhi kebutuhan daging di dalam provinsi sendiri, sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar,” tambah Sherly.
Di sektor tanaman pangan, pemerintah daerah berencana membuka lahan baru untuk tanaman jagung dan padi. Saat ini, produksi kedua komoditas tersebut masih belum mencukupi kebutuhan daerah, sehingga pasokan sebagian besar masih bergantung dari Jawa dan Makassar.
“Kami optimis, dengan pengelolaan yang baik, Maluku Utara bisa mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
