Menu

Mode Gelap

Internasional · 12 Nov 2025 WIB

Hanif Faisol Sambut Dukungan Swedia dalam Penanganan Krisis Iklim di COP30 Brasil


Dok. Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq di Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Brasil/Foto: Ist) Perbesar

Dok. Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq di Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Brasil/Foto: Ist)

FaktaID.net – Pemerintah Swedia menyatakan dukungannya terhadap langkah Indonesia dalam mempercepat penanganan krisis iklim global melalui berbagai skema pendanaan dan kerja sama internasional.

Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Indonesia Hanif Faisol dengan Pemerintah Swedia di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Brasil, Selasa (11/11).

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menegaskan bahwa kegiatan COP30 tidak semata-mata membahas soal perdagangan karbon, namun lebih pada kepedulian terhadap krisis iklim yang tengah dihadapi dunia.

Baca Juga :  Anies Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran Setelah Putusan MK

“Untuk itu Indonesia mengupayakan dengan memobilisasi pendanaan iklim dari berbagai sumber, baik melalui kemitraan bilateral dan multilateral. Carbon trade hanya salah satu sumber yang difasilitasi Pemerintah,” ungkap Hanif Faisol.

Ia menambahkan, penanganan krisis iklim tidak boleh hanya dilihat dari sisi perdagangan karbon semata.

“Ini tidak boleh dipandang hanya dari carbon tradenya saja tapi soal penanganan krisis iklim yang sedang dihadapi dunia saat ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lepas Ekspor Perdana Jagung ke Malaysia dari Bengkayang

Indonesia, kata Hanif, telah melakukan Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan berbagai skema karbon baik yang bersifat compliance maupun sukarela. Pemanfaatan Carbon Pricing atau Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menjadi salah satu strategi pendanaan yang bertujuan memberikan insentif bagi pelaku aksi mitigasi yang terverifikasi sesuai panduan Paris Agreement.

“Dan melalui forum iklim dunia seperti COP30, Indonesia berupaya memperkuat kepercayaan pasar global dengan membuka skema seller meet buyer agar pelaku pasar dapat saling terhubung secara langsung,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Tak Ada Toleransi Penimbunan, Satgas Pangan Siap Tindak Tegas Pelanggar

27 Februari 2026 - 16:51 WIB

Tak Ada Toleransi Penimbunan, Satgas Pangan Siap Tindak Tegas Pelanggar

Kasatgas Humas ODC Tegaskan Klaim Sebby Sambom Bagian dari Propaganda KKB

21 Februari 2026 - 09:57 WIB

Kasatgas Humas ODC Tegaskan Klaim Sebby Sambom Bagian dari Propaganda KKB

Satgas Pangan Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin Usaha Pelanggar HET MinyaKita

19 Februari 2026 - 19:05 WIB

Satgas Pangan Polri Rekomendasikan Pencabutan Izin Usaha Pelanggar HET Minyakita

Mentan Amran Akan Tindak Tegas Spekulan Harga Jelang Ramadan Hingga Idulfitri

17 Februari 2026 - 17:00 WIB

Mentan Amran Akan Tindak Tegas Spekulan Harga Jelang Ramadan Hingga Idulfitri

Kakorlantas Perintahkan Penertiban Truk ODOL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Tol

16 Februari 2026 - 13:45 WIB

Kakorlantas Perintahkan Penertiban Truk ODOL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Tol

Titiek Soeharto dan Kapolri Tinjau Huntara Korban Bencana di Tapanuli Tengah

15 Februari 2026 - 16:39 WIB

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Huntara Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Trending di Nasional