FaktaID.net – Pengurus Indonesia Japan Business Network (IJBNet) melakukan audiensi dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Prof. Dr. Yassierli di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jalan Gatot Subroto No. 51, Jakarta Selatan, Kamis (6/11).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum IJBNet, Suyoto Rais, Sekjen Salim Mustofa, Wakil Ketua Umum SDM Yani Marlisna Jaya, Direktur Solihin, serta Koordinator Keuangan Mochamad Budiman. Sementara itu, Menaker turut didampingi Staf Khusus, Muhammad Arfian.
Dalam pertemuan itu, IJBNet memaparkan program pengiriman sumber daya manusia (SDM) ke Jepang, baik dalam bentuk magang maupun program Specified Skilled Worker (SSW).
“IJBNet siap membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Salah satu alternatifnya adalah bekerja di Jepang,” ujar Ketua Umum IJBNet, Suyoto Rais.
Ia menambahkan, pada business forum di Osaka bulan lalu, banyak mitra Jepang yang menunjukkan minat untuk merekrut tenaga kerja asal Indonesia. Hal tersebut, menurutnya, perlu disambut positif oleh seluruh pihak, baik pemerintah maupun swasta.
Sebagai organisasi yang menjembatani kerja sama bisnis antara Indonesia dan Jepang, IJBNet berkomitmen mengambil peran aktif dalam bidang ketenagakerjaan.
Menaker Prof. Yassierli menyambut baik dan mendukung penuh program yang diinisiasi IJBNet. Ia menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pengiriman 40.000 tenaga kerja setiap tahun ke luar negeri, dan dalam waktu dekat akan memberangkatkan 2.000 orang.
