Kapolri mengungkapkan bahwa sejak awal Polri telah fokus mendukung ketahanan pangan, salah satunya melalui program penanaman jagung. Kini, hasil dari program tersebut sudah memasuki masa panen kuartal II pada bulan Mei dan Juni.
“Alhamdulillah tadi Pak Menteri Pertanian menyampaikan kabar gembira bahwa Bapak Presiden menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk menyerap,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sigit mendorong kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah daerah untuk menyediakan gudang penyimpanan hasil panen petani. Selain itu, ia juga merespons aspirasi para kelompok tani, termasuk kebutuhan akan alat pengering jagung.
“Akan kita dorong untuk dipersiapkan. Sehingga petani bisa mendapatkan kualitas jagung dengan lebih baik karena sudah ada pengering saat disimpan,” ucapnya.
Kapolri menyatakan bahwa dirinya secara langsung turun ke lapangan guna memastikan percepatan dan keberhasilan program ketahanan pangan nasional.
“Tentunya ini kabar gembira untuk kita semua kita dorong petani untuk terus menanam dan mari kita sama-sama wujudkan kemandirian pangan dan swasembada pangan seperti apa yang dicita-citakan dan menjadi harapan Bapak Presiden,” pungkas Sigit. (DR)






