Menurutnya, keberadaan lembaga pengelola dana kekayaan negara tersebut menempatkan Indonesia sejajar dengan berbagai negara yang telah memiliki sovereign wealth fund. Bahkan, ia menilai posisi Indonesia saat ini cukup membanggakan dalam pengelolaan dana kekayaan negara.
“Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin ketujuh terbesar di dunia, kita juga bersyukur bahwa manajemen 1 tahun,” lanjutnya.
Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa dirinya kerap mengalami kesulitan memperoleh laporan yang benar-benar akurat dari bawahannya. Karena itu, ia kembali menegaskan agar tidak ada lagi laporan yang dimanipulasi atau dibuat hanya untuk menyenangkan atasan.
“ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yg baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, dengan political will, dengan jiwa yang benar hasil sudah kelihatan,” ujarnya.
“Saya susah dapet laporan, mudah-mudahan ini laporan yang benar, jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” lanjut Prabowo. (DR)






